Beranda DAERAH Trayek Nyasar, Mobil Dinas Pemkab Seluma Angkut Bibit Sawit ke Mukomuko

Trayek Nyasar, Mobil Dinas Pemkab Seluma Angkut Bibit Sawit ke Mukomuko

146
0
Belum diketahui mobil operasional tersebut dinas apa dan bibit sawit tersebut milik siapa.

Mukomuko, Mobil Dinas bernomor Seri Pemerintah Kabupaten Seluma melintas di jalan raya Air Buluh Ipuh sabtu sore (11/08/2018) untuk membawa bibit sawit kearah mukomuko. Adapun ciri-ciri mobil tersebut adalah Double Cabin warna abu-abu metalic Merk Toyota Jenis Hilux Tipe G dengan Nomor Polisi BD 9048 PY.

“Saya kebetulan pulang dari Kota Bengkulu menuju ke Mukomuko, saat sampai di desa Air Buluh kecamatan Ipuh, saya melihat dari kejauhan ada mobil plat merah milik pemda membawa bibit sawit, awalnya saya mau marah dan menegur karena saya kira milik Pemda Mukomuko, namun ketika saya dekati ternyata saya cek mobil plat merah ini kok berasal dari Pemkab Seluma ? Apa mereka nyasar bawa bibit sawit ini ? Lalu plat mobil tersebut saya foto untuk cek apakah benar atau tidak mobil dinas ini milik pemerintah ” cerita Saili yang bekerja salah satu anggota DPRD Mukomuko.

Dijelaskannya pula dia iring-iringan dari jalan raya desa Air Buluh sampai Desa Gajah Mati sekira pukul 16.00 wib, namun yang mengendarai mobil itu tidak di kenal.

“Lamo jugo sayo iringan dengan mobil itu, tapi saat mobil itu berhenti disalah satu mesjid di desa Gajah Mati saya dahului, dan saya tidak kenal siapa yang mengendarai. Karena itu bukan mobil pemkab mukomuko saya kira ya mungkin di pemkab Seluma biasa saja mobil dinas digunakan seperti itu” urai mantan kades ini.

“Jika itu untuk kepentingan program pemerintah kabupaten Seluma apakah ada bantuan bibit ke petani di Mukomuko saya kenapa tidak tau ? Jika itu adalah bibit sawit milik pribadi ya sangat disayangkan penggunaan mobil tersebut. Masa sih pejabat tidak bisa bayar upah angkut bibit sawit ? Koq masih pakai mobil pribadi ?” Jelas Saili anggota DPRD yang tinggal di kecamatan Pondok Suguh ini.

Berdasarkan peraturan Kemenpan RB No.87 Tahun 2005 bahwa kendaraan dinas operasional hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi, dibatasi penggunaannya pada hari kerja kantor dan hanya digunakan di dalam kota dan pengecualian penggunaan ke luar kota atas izin tertulis pimpinan instansi.

Ketika redaksi ingin mengkonfirmasi kepada Sekda Seluma tentang kebenaran apakah mobil tersebut milik Pemerintah Kabupaten Seluma, nomor HP dan WA sekda Seluma tidak aktiv. (Red)

Leave a Reply