Beranda BREAKINGNEWS Tokoh Masyarakat Mukomuko Dukung Kapolda Usut Dana Bimtek Kades Mukomuko Tahun 2016

Tokoh Masyarakat Mukomuko Dukung Kapolda Usut Dana Bimtek Kades Mukomuko Tahun 2016

450
0

beritasore.id,- Pengusutan dana Bimtek Kepala Desa se Kabupaten Mukomuko Tahun 2016 oleh Penyidik Tipikor Polda Bengkulu mendapat perhatian dari tokoh masyarakat Mukomuko yang tinggal di Kota Bengkulu.

Salah satu Tokoh Masyarakat Kab. Mukomuko di Kota Bengkulu H. Hamdani Maakir, SH, MH menjelaskan dengan gamblang mengapa pengusutan dana Bimtek Kades tersebut penting diselesaikan.

“Secara filosofi UU Desa adalah langkah kongkrit dalam mewujudkan desa mandiri, dimana setiap desa diberikan anggaran dan diberikan wewenang penuh dalam mengatur rencana pembangunan desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa” terang Dosen Senior di Fakultas Hukum UNIB ini.

“Informasi yang berkembang dikampung halaman saya, bimtek kades dan perangkat desa pada tahun 2016 itu dikoordinir oleh DPMD kemudian penyelenggaraan nya dilaksanakan oleh ABDESI” jelas Hamdani.

Dijelaskan H.Hamdani Maakir,SH,MH, seyogyanya DPMD sebagai perpanjangan dari pemerintah daerah tidak perlu mengkoordinir kegiatan bimtek kades dan perangkatnya, karna dengan demikian prinsip otonomi pemerintah desa nya hilang

“Apalagi ada informasi bahwa pelaksanaan bimtek tersebut diatur dalam peraturan Bupati, jadi kewenangan pemerintah desa mengatur program pembangunan masyarakat desa tersebut menjadi betul-betul hilang” urai tokoh senior masyarakat mukomuko yang tinggal di Kota Bengkulu ini.

“Biarkan saja desa sendiri yang mengatur  kegiatan mereka, jika mereka ingin bimtek, kan ada forum kades, biar forum kades yang menentukan kegiatan bimteknya” tegas H.Hamdani Maakir,SH,MH.

“Oleh karena itu, Kami sangat mengapreasiasi Polda Bengkulu turun langsung melakukan penyidikan pada kasus Bimtek kades dan perangkatnya ini agar kasus ini menjadi terang benderang, tidak lagi menghebohkan masyarakat kabupaten Mukomuko” harapnya

H.Hamdani Maakir,SH,MH juga menghimbau kepada para kepala desa di kabupaten Mukomuko  bisa kembali bekerja maksimal untuk membangun desa, tidak lagi dipusingkan dengan kasus bimtek ini.

“Apalagi ini sudah akhir tahun pemerintah desa juga harus melakukan musyawarah untuk menyusun program pembangunan desa untuk tahu  2019, kalo kadesnya sibuk pada kasus ini yang kena dampaknya adalah masyarakat, program desa untuk tahun depan jadi terhambat” himbau H.Hamdani Maakir,SH,MH.

“Percayakan pada Kapolda Bengkulu dan jajarannya bisa mengusut tuntas dana Bimtek Kades ini” tegasnya.

“Kami masyarakat mukomuko yang ada di kota Bengkulu juga mendukung langkah BPKP mengaudit  dana desa yang berjumlah 4 M lebih hasil kumpulan dari 145 desa tersebut serta segera mengumumkan hasil auditnya agar  semua masyarakat tau kemana uang yang menjadi hak masyarakat desa itu” imbuhnya.

“jika benar ada dugaan cash back dan itu disalah gunakan oleh penyelenggara berarti ada kerugian negara. Jika demikian, maka kami minta Polda Bengkulu untuk segera menetapkan tersangka atas hasil audit BPKP tersebut” tutup tokoh masyarakat Mukomuko H.Hamdani Maakir,SH,MH yang dikenal tegas ini. (CW1)

Leave a Reply