Beranda BREAKINGNEWS PERADI Kubu Juniver SAH, USIN sebut itu Klaim Ngawur

PERADI Kubu Juniver SAH, USIN sebut itu Klaim Ngawur

87
0

beritasore.id, Pasca Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas perkara dengan Register Nomor 683/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst yang menyatakan Gugatan PERADI versi Fauzie Tidak Dapat Diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard) atau NO.

Dasar putusan ini disambut PERADI versi Juniver Girsang dalam konfrensi persnya sebagai putusan yang sah menyatakan PERADI versi Juniver yang SAH dan Legal.

Klaim sepihak dari PERADI versi Juniver ini ditanggapi Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH sebagai klaim yang ngawur dan sesat.

Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH menjelaskan didalam putusan yang dikenal istilah NO, itu putusan yang tidak memyentuh materi unsur pokok perkara.

“Putusan Hakim yang menyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima atau NO itu ada pada dasarnya menyangkut Syarat-syarat Formal dalam mengajukan gugatan tidak dipenuhi oleh Penggugat, bukan berkenaan dengan materi pokok perkara” urainya.

Ditambahkan Usin, dalam pertimbangan putusan perkara tersebut yang kita ketahui Pengadilan menyatakan tidak berhak untuk mengadili sengketa organisasi Advokat.

“Marwah putusan itu PN Jakpus meminta agar pengurus PERADI yang bersengketa membentuk Mahkamah Advokat untuk menyelesaikan konflik ini. Ya semacam mahkamah partai yang menyelesaikan sengketa kepengurusan partai, jadi bukan soal yang pengutus yang SAH atau Legal adalah salah satunya. Artinya Putusan PN Jakpus itu tidak memenangkan salah satu pihak baik PERADI versi Fauzie ataupun PERADI versi Juniver” jelas Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH yang salah satu pengurus PERADI ini.

Terkait putusan NO ini, Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH memperkirakan DPN PERADI versi Fauzie akan mengambil upaya hukum.

“Perkiraan saya DPN PERADI Fauzie akan mengambil dua alternatif yakni Mengajukan Gugatan Baru karena Suatu putusan NO sudah pasti tak akan memasuki Pokok Perkara sehingga tak mungkin ada pihak yang kalah atau menang. Jadi Putusan yang demikian bisa diajukan gugatan lagi dengan perbaikan seperlunya sesuai putusan yangg dinyatakan NO tersebut atau Upaya Hukum Banding dengan alasan-alasan yang akan disusun oleh Pengurus DPN nanti” jelasnya.

Masih menurut usin, “Jadi kalau ada putusan pengadilan yang menyatakan NO lalu ada pengacara yang bilang menang atau kalah berarti tak paham hukum acara dan disitulah klaim ngawur dan sesatnya” tegas Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH.

Terkait klaim yang ngawur tersebut, Usin menyatakan prihatin pada advokat yang justru menyebarkan klaim tersebut.

“Apalagi ngawurnya, Yang komen dan sebar-sebar berita Putusan itu bahwa Kubu Juniver Menang atas gugatan kubu PERADI Fauzie Hasibuan perlu belajar lagi, jangan bikin diri sendiri tak paham hukum. Kalau Pengacara saja tak paham Amar Putusan lalu bagaimana menjelaskan kepada Klien? Jadi Hentikan Penyesatan berita hoax, karena pemahaman itu akan menyebabkan Pengacara akan ditinggal kliennya” tutup pengacara kondang Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH

Diketahui putusan Gugatan PERADI versi Fauzie dalam Sidang dengan majelis hakim Budhy Hertantiyo (ketua), Syamsul Edy, dan Robert itu menyatakan gugatan Fauzi Hasibuan tidak diterima (Niet Ontvankelijke Verklaard) atau NO. (julio)

Leave a Reply