Beranda BREAKINGNEWS Menuju Industri 4.0 , Bang Ken: Dukung HIPO Edukasi Masyarakat Bengkulu untuk...

Menuju Industri 4.0 , Bang Ken: Dukung HIPO Edukasi Masyarakat Bengkulu untuk Ikut Kemajuan Online

424
0

Bengkulukito.Com,- Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Propinsi Bengkulu menggelar Workshop edukasi organisasi dan kemajuan Online Industri 4.0 di hotel Tanjung Karang Tanah Patah, Kota Bengkulu pada hari Minggu (30/12/2018).

Workshop yang dihadiri 60 orang peserta ini mengulas organisasi HIPO yang dihadiri Oleh Senator DPD-RI Ahmad Kenedi,SH yang biasa disapa Bang Ken bersama presenter dan motivator dari Bengkulu Jumsan Apriano, Happypian serta Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH.

Bang Ken bersama Peserta workshop HIPO sedang memperhatikan materih

“Kita hari ini memang mengundang peserta anggota HIPO dalam acara workshop strategi pengusaha lokal menghadapi era indsutri 4.0 yang semuanya serba online digital, karena banyak sekali kita tertinggal dengan negara luar” ujar Jumsan Apriano disela-sela acara.

Ditambahkan salah satu pembawa acara  Happypian, HIPO hadir di Propinsi Bengkulu untuk fokus edukasi tentang usaha dan dunia online yang harus diikuti perkembangannya dan kemampuan para pengusaha lokal memanfaatkan perkembangan dunia Online.

“Dalam workshop ini materi yang dibahas antara lain Situasi dan Tatangan Bangsa Indonesia di Era Indsutri 4.0, Organisasi HIPO dan Penggalian Dana Organisasi” terang Happypian salah satu pengusaha Barbershop yang memanfaatkan media sosial dalam promosi bisnisnya.

Disisi lain, Pengacara sekaligus Motivator Organisasi HIPO Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH dalam workshop itu mengurai situasi Indonesia menghadapi revolusi Industri 4.0 dan strategi memanfaatkan dunia online untuk peningkatan ekonomi terutama para pelaku usaha UKM dan Individu yang tergabung didalan HIPO.

Pengacara sekaligus Motivator HIPO Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH menyampaikan Materi Organisasi

“Perang antar negara hari ini adalah perang dagang, tanpa kita sadari masyarakat kita yang konsumtif selalu import barang dari negara lain, contoh saja bagaimana Alibaba yang menyerang usaha-usaha UKM di dalam negeri dengan produksi rumah tangga masyarakat di Negara China yang serba inovatif dan kreatif, kita disuguhkan barang-barang tersebut dan membeli secara online, ya karena semua kita sudah menggenggam handphone yang juga sudah online” terang Usin pada peserta.

Ditambahkan Usin, Bahkan didalam negeri kita malah memfasilitasi barang-barang Import tersebut melalui aplikasi belanja online.

“Hampir tidak ada aplikasi yang bisa menjual produksi dalam negeri, UKM-UKM ditingkat desa bahkan mau beli batik besurek atau tenun seluma tidak ada yang jual secara online, karena itu HIPO memberikan ruang dan peluang serta mengedukasi masyarakat kita agar memanfaatkan aplikasi HIPO untuk memasarkan produksi lokal, jasa dan potensi pariwisata” urai pengacara kondang ini.

Pandangan Usin Abdisyah Putra Sembiring,SH ini dibenarkan oleh Bang Ken yang menjadi Senator DPD-RI Asal Propinsi Bengkulu, menurut Ahmad Kenedi,SH kehadiran HIPO adalah momentum bagi masyarakat Propinsi Bengkulu memanfaatkan Online.

“Dalam era industri dan market online terutama para Pelaku Usaha dan masyarakat di Propinsi Bengkulu harus memanfaatkan internet dan online market agar mampu bersaing, kehadiran HIPO untuk melakukan edukasi dan rekruitmen anggota merupakan peluang, dan harus disambut baik peluang ini” papar Bang Ken dihadapan peserta.

Anggota DPD-RI Ahmad Kenedi,SH bersama peserta Seminar HIPO

“Contoh saja, kita masa kalah dalam pemasaran tenun seluma, padahal tenun seluma tidak kalah dengan tenun palembang, terus produksi tas, dompet dari kulit lantung, jika dipasarkan secara online dengan bergabung didalam merchant atau e-mall di Aplikasi HIPO Online akan sangat terbantu” ujar Calon DPD RI dari Propinsi Bengkulu ini.

Diceritakan Bang Ken, anaknya juga sudah melakukan bisnis online ini, dan pemanfaatan dunia online mau tidak mau harus diikuti masyarakat kita.

“Untuk itu, saya sebagai Anggota DPD RI menyambut baik usaha HIPO dalam merekrut masyarakat di Propinsi Bengkulu terutama para pengusaha kecil agar mampu bersaing dengan penguasaha luar dalam pemanfaatan dunia online” tutup Ahmad Kenedi,SH.

Himpunan Pengusaha Online (HIPO) Indonesia yang didirikan oleh para pelaku usaha Online dari 28 Propinsi se-Indonesia akan fokus melakukan edukasi dan mengangkat kesejahteraan anggotanya sebagai pelaku usaha online dan UKM di Indonesia dalam menyongsong industri dan bisnis online.(CW1)

Leave a Reply