Cara Sederhana Mengatur Managemen Keuangan Suami Istri

  • Bagikan

Salah satu hal yang lazim melihat seorang istri bekerja untuk dapat mendukung keuangan berumah tangga, terutama bagi para pasangan muda yang lagi membangun pondasi keuangan keluarga.

Akan tetapi harus ada aturan dalam pembagian gaji suami dan juga istri, mengingat uang adalah salah satu masalah yang cukup sensitive. Ada banyak sekali kegagalan dalam berumah tangga yang disebabkan ole masalah keuangan.

Dalam sebuah study yang telah dilakukan oleh forum for family and consumer issues, masalah keuangan adalah salah satu sumber utama dari pertengkaran pada 39 persen pasangan. Sebagai antisipasi, ada baiknya Anda bicarakan pembagian gaji di awal pernikahan. Dan berikut ini adalah cara paling sederhana pembagian uang suami dengan istri yang harus Anda tahu.

Baca Juga: Simak, Inilah Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Tidak Sehat di Usia 20an

BACA JUGA  Pengen Cepat Menikah? Lakukan Strategi Kelola Keuangan Siapkan Pernikahan Berikut

Cara pembagian uang suami dengan istri

Pembagian rata-rata

Silakan Anda hitung total dari pengeluaran keluarga yang mencakup semua keperluan bulanan, cicilan hutan, tabungan, investasi, dan juga tidak lupa persiapan dana pensiun. Lalu total pengeluaran tersebut dibagi jadi dua. Hasilnya adalah angka yang seharusnya Anda dan juga pasangan setorkan dari penghasilan masing-masing untuk dapat penuhi tersebut. Buat akun bersama untuk simpan dana tersebut.

Pembagian berdasar gaji masing-masing

Dengan metode yang satu ini uang harus Anda dan juga pasangan berikan untuk kebutuhan keluarga adalah dihitung berdasar jumlah penghasilan masing-masing. Hitunglah jumlah dari gaji Anda dan juga pasangan terlebih dulu, bila gaji Anda saat ini adalah Rp 5 juta rupiah, dan gaji pasangan Rp 8 juta rupiah, maka totalnya adalah Rp 13 juta rupiah.

Lalu hitunglah persentase yang jadi jatah Anda dan juga pasangan dengan cara membagi gaji tersebut dengan total gaji gabungan kemudian dikali 100 %. Maka persentasi yang didapat sekitar 38 %, sedangkan pasangan Anda adalah 62 %. Selanjutnya hitunglah persentase tersebut berdasar total dari kebutuhan keluarga. Nah, angka tersebut yang seharusnya disisihkan dari gaji untuk keperluan keluarga.

BACA JUGA  5 Cara Evaluasi Ide Bisnis Berpotensi Sukses

Baca Juga: Biar Gak Salah, Pahami Dasar Keuangan Pribadi Berikut Ini

Berdasar kesepakatan bersama

Tak hanya dengan metode perhitungan persentase di atas, Anda juga bisa dengan kesepakatan berbagi tanggung jawab dengan pasangan, contohnya saja Anda bertanggung jawab untuk bayar cicilan rumah, air, listrik, dan juga belanja, sedangkan pasangan Anda mendapatkan jatah untuk abyar cicilan kendaraan, investasi, dan premi asuransi.

Demikianlah informasi tentang cara sederhana pembagian uang suami dan istri. Semoga saja bisa bermanfaat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *