Aplikasi NFT, Bagaimana Cara Kerjanya

  • Bagikan
aplikasi NFT

NFT (non-fungible token) dewasa ini mulai menyentuh industri seni digital hingga benda-benda koleksi. NFT menjadi fenomena baru yang sangat menarik. Namun seni digital cuma salah satu contoh penggunaan aplikasi NFT. Kalangan ahli pun memprediksi jika beberapa tahun ke depan, pasar seni digital akan meledak.

NFT bisa berbentuk apapun yang dapat ditampilkan dalam format digital misalnya foto, lagu, atau mendownload isi otak untuk dikonversi ke artificial intelligence. Namun yang sedang hits sekarang ini adalah pemanfaatan aplikasi NFT dalam menawarkan seni digital kepada para konsumen.

NFT merupakan token digital ekslusif yang cuma satu yang dikaitkan permanen ke suatu karya atau inovasi. NFT itu pun dilakukan enkripsi menggunakan tanda tangan pemilik sebagai bentuk validasi kepemilikan dan orisinalitas karya itu. NFT merupakan format aset digital yang bisa difungsikan mewakili benda di dunia nyata misalnya karya seni, musik, video, maupun game. Teknologi ini dibuat berbentuk kode dalam suatu aplikasi NFT yang lalu dijual via online. Acapkali bersamaan dengan mata uang kripto.

BACA JUGA  Rekomendasi Terbaik Aplikasi Jual Foto Harga Tinggi

Tak serupa dengan mata uang bitcoin, NFT merupakan aset crypto yang tersimpan dalam blockchain atau buku besar digital kriptografi. Namun tiap token betul-betul unik, tak ada yang mengembari. NFT bersifat unik, sebab tak punya nilai yang sebanding dengan NFT unik yang lain. Fungsi aplikasi NFT yang paling kentara yaitu efisiensi pasar. Penukaran aset fisik ke aset digital untuk membuat sederhana proses dengan meniadakan perantara atau agen penjual seperti contoh pada karya seni digital.

Kebanyakan NFT saat ini cuma bisa dibeli menggunakan mata uang Ether. Karena itu mereka yang ingin membeli karya seni dalam format NFT harus memiliki Ether terlebih dulu yang disimpan di dompet digital. Lalu konsumen bisa membeli memanfaatkan aplikasi NFT dalam bentuk market diantaranya Rarible, OpenSea, atau SuperRare. NFT yang menerapkan teknologi blockchain biasanya aman. Termasuk risiko keamanan aset NFT yaitu pemilik lupa dengan akses token atau hosting NFT tutup.

BACA JUGA  3 Aplikasi Karaoke Terbaik Android untuk Show Performance

Karya seni atau lainnya dalam format NFT dibeli dengan mata uang Ether dalam platform Ethereum. Ethereum, sebagaimana umumnya mata uang kripto utama yang lain, dikembangkan menggunakan fitur “proof of work” yang mengkonsumsi energi dalam jumlah besar. Karena itu aplikasi NFT pun dituding tak ramah lingkungan.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *